Halo, saya satriawan37
Lihat profil


Juli 2009

SMTWTFS
1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31

Tag

Archive

Latest posts

My favorit links

    Syndicate content

    Tambahkan ke My Dada

    Tambahkan ke My Dada

    Share your contents

    De.licio.us
    (11/07/2009 - 09:08)

    Puisi

    by satriawan37


    Lihatlah aku dalam gelap
    tatap aku dalam remang
    jabat tanganku dalam damai
    cium akau di pembaringan kita agar damai kau mendampingiku.
    Walau berjuta sesal kau lontarkan.




    To; Istriku

    Rate this post

    (10/07/2009 - 05:13)

    Bangsal

    by satriawan37

     DINDING YANG SETIA

     

    03 Juli 2009

     

    Ramai...

    Yah, ramai...deretan kalimat, berjuta makna, jari jemari menggeroti keyboard dan kyped hp. Berjejal.... ungkapan yang duluan tampil menjadi tertindih, yang belakangan menjadi mahkota di dinding tersebut, yah... dinding facebook...

    Beragam ungkapan, celotehan dan dengan tujuan yang berbeda-beda. Mulai dari yang menjadi pembisnis yang hanya  sekedar nyantol untuk promosi hingga yang hanya mampir untuk mengisi waktu luang, ada yang malu-malu ada pula yang terlampau menggebu-gebu dan yang lebih aneh lagi; ketemu teman lama di facebook namun pura-pura tak kenal, tapi itu adalah keunikan dinding facebook.

                Dinding ini memeng tak se indah dinding istana Raja namun pengagumnya sejagat, dinding ini memang tak sekuat tembok baja namun tak semua orang bisa lolos menembusnya dengan sempurna karena butuh keterampilan. Yang terampil dan kreatif mendapat jempol meluber, walau hanya ilustrasi jempol namun mampu memenuhi salah satu kebutuhan psikologis manusia serta dapat memberikan sebuah sentuhan yang lembut pada jiwa-jiwa yang gersang, walau bukan tempat minta sumbangan, terlebih lagi ilustrasi itu di sertai dengan deretan aksara yang terangkai beragam.

                Dinding ini adalah penampung aspirasi, penampung orang kesepian, penampung orang iseng, penampung orang yang bosan di rumah, penapung orang yang uring-uringan, penampung orang yang kelelahan, penampung orag yang marah, penampung orang yang menjadi penghayal, yang sedang sedih, yang sedang berbahagia dan seterusnya, kecuali satu yaitu bukan penampung orang yang hilang kesadaran. hehe...

                Dinding ini adalah persinggahan, fila, hotel berbintang atau tempat wisata yang mewah namun terjangkau oleh semua kalangan, menengah kebawah, maupun menengah ke atas kecuali satu larangan yang tertempel di dinding ini, adalah; jangan coba-coba mengangkat penutup yang tengah terlalu atas, tar kelihatan. Terserah pembaca ngerti atau gak. Hehe... tapi yang jelas dinding ini  tiketnya masih banyk stok. Bagaimana menurut anda tentang dinding setengah ajaib ini???

    Selamat Ber FB, asal jangan Jadi FBI gadungan...

    GABUNG YUK....

    Rate this post

    (10/07/2009 - 04:15)

    Bangsal2

    by satriawan37


    PUISI MALAM

    Juni 2009

     

     

    Malam menyelimuti kelam

    Keluh kesah dan desah nafas panjang menghiasi remang

    Kesunyian bebaskan aroma bunga sedap malam

    Kebisuan sesakkan dada

    Dendam tak dapat di redam

    Kau hunus senjata

    Kau tikam setiap yang memandang garang

    Kau mengerang

    Menatap yang meregang

    Lampiaskan dendam

    Sumpah serapahmu seribu satu malam

    Aku yang pulang

    Serta  kau tikam

    Kini kau tanpa teman.

     

    ###

     

    MASALALU YANG HITAM

     

    Dalam hening, ku menyusuri alam khayal

    Masalalu yang kelam hadirkan malam-malam panjang

    Jelang yang pergi dan pulang

    Kau hanya lalu-lalang

    Mencari sebuah jawaban pada setiap tegur sapa yang pulang

    Gundah, kurasakan akan setiap teguran

    Sebab perih masih ku rasakan

    Jalan panjang

    Urungkan niat untuk pulang

    Kini terpaku di ujung malam

    Tanpa jalan terang

    Tak peduli isak tangis dalam remang

    Azan subuh berkumandang

    Tak kuasa mata terpejam

    Desahmu tetap terngiang

    Aku bosan menyusuri jalan pulang.

    Tag: Puisi

    Rate this post

    (09/07/2009 - 11:22)

    Yang Membudaya

    by satriawan37

    BUDAYA KEKELUARGAAN
     
     
     

                    Warga Negara Indonesia yang selalu di kenal dengan keramahannya, yang kental dengan rasa kekeluargaan, saling tegur sapa hingga basa basi dan tak ketinggalan suka menolong, membuat warga indonesia menyandang predikat Negara yang Santun ramah dan seterusnya. Kita boleh berbangga dengan gelar tersebut karena tanpa capek-capek kuliah ke luar negeri kita telah mendapatkan gelar internasional yaitu NYS(Negara Yang Santun). Ini dari segi positifnya, sedangan dari segi negativnya adalah; budaya kekeluargaan tersebut bukan hanya pembiasaan dalam kehidupan dan pergaulan sehari-hari, namun hal ini terbawa juga dalam birokrasi, sebagai contoh; Seorang pejabat strategis dalam hal pengerekrutan pegawai, staf, atau kariawan lebih mengutamakan keluarganya, entah itu, saudara, ponakan, cucu, cicit, sampai dengan tetangga masuk dalam prioritas utama tanpa melihat kemampuan. Dan hal ini tak dapat kita pungkiri dan bukan rahasia lagi karena masih kita temukan hal-hal seperti itu hingga zaman repormasi ini. Fakta seperti contoh di atas hampir terjadi di setiap lini birokrasi di Indonesia, dari perusahaan keluarga hingga instansi pemerintahan, sungguh dilematis memang di sisi lain budaya kekeluargaan sangat di butuhkan dan dalam hal-hal tertentu budaya kekeluargaan sangat merugikan.

     
    Pemisahan Budaya Kekeluargaan

                Supaya budaya kekeluargaan tersebut tidak merugikan, maka harus ada pemisahan dimana kita harus menempatkan sikap kekeluargaan, dan dalam situasi yang bagaimana kita harus membuang jauh-jauh budaya yang di kenal santun itu. Untuk menghindari kesan buruk terhadap budaya kekeluargaan tersebut ada beberapa hal yang harus di pertimbangkan; Jika kita menepati jabatan setrategis maka untuk sementara hindari budaya kekeluargaan itu dalam pengerekrutan maupun dalam menerapkan program-program kita, utamakanlah “Kemampuan” sungguh ironis jika dalam hal ini kita masih membudayakan kekeluargaan.

                   

    Rate this post